PLN Batam Gelar Konsultasi Publik Usulan Perubahan Regulasi Tarif Listrik, Hampir Seluruh Pelanggan Tidak

banner 120x600

Batam-(RempangPost.Com)- PT PLN Batam menggelar Konsultasi Publik sebagai bagian dari proses usulan perubahan regulasi Tarif Tenaga Listrik. Langkah ini merupakan tindak lanjut amanah Undang-Undang Cipta Kerja serta kebutuhan untuk menyesuaikan Peraturan Gubernur Nomor 21 Tahun 2017 menjadi Peraturan Menteri ESDM. Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, akademisi, pelanggan, hingga perwakilan masyarakat.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan yang diwakili Koordinator Tarif dan Subsidi Listrik, Syariffuddin Achmad, menjelaskan bahwa PLN Batam dibentuk sebagai pengelola kelistrikan end-to-end untuk mendukung ekspansi investasi di Kota Batam. PLN Batam ibarat miniatur PT PLN (Persero) dengan kewenangan lebih luas dari hulu hingga hilir.

Pemerintah mengapresiasi komitmen PLN Batam dalam memenuhi kebutuhan energi seiring pesatnya pertumbuhan industri dan bisnis di Batam. Menurut Syariffuddin, keandalan sistem kelistrikan menjadi faktor utama bagi pelaku usaha, sehingga diperlukan regulasi yang kuat serta penguatan infrastruktur untuk menjawab kenaikan permintaan listrik.

Saat ini, tarif tenaga listrik di Batam masih mengacu pada Peraturan Gubernur Nomor 21 Tahun 2017. Namun dengan terbitnya UU Nomor 6 Tahun 2023, kewenangan penetapan tarif berada pada Kementerian ESDM dengan persetujuan DPR RI. “Tarif listrik merupakan instrumen penting untuk mendorong pembangunan yang berkeadilan dan menjaga keberlanjutan pasokan listrik, termasuk mengantisipasi lonjakan pelanggan industri, data center, dan sektor bisnis yang membutuhkan keandalan tinggi,” jelasnya.

PLN Batam terus memperkuat infrastruktur melalui pembangunan jaringan transmisi, gardu induk baru, program anti blackout, pengembangan jaringan distribusi, serta peningkatan kecepatan layanan penyambungan listrik.

Sementara itu, Direktur Operasi PT PLN Batam, Dinda Alamsyah, menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan fondasi utama pertumbuhan ekonomi Batam sebagai kawasan industri dan investasi. Ia menyampaikan bahwa usulan perubahan tarif tenaga listrik hanya berdampak pada 9 pelanggan dari total 396 ribu pelanggan PLN Batam.

“Usulan ini merupakan penataan agar struktur tarif semakin adil, tepat sasaran, dan menjaga keberlanjutan sistem kelistrikan Batam. Hampir seluruh pelanggan tidak akan mengalami perubahan tarif,” ujarnya. Via rilis Tanggal (27/11/2025)

Pada sesi pemaparan teknis, Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha PLN Batam, Raditya Surya Danu, menegaskan bahwa mayoritas pelanggan—termasuk golongan Sosial, Rumah Tangga, Bisnis, Pemerintah, serta Industri I-1 dan I-2—akan tetap mengacu pada tarif sebelumnya beserta Tariff Adjustment Triwulan III Tahun 2025. “Artinya, tidak ada perubahan biaya bagi pelanggan umum. Seluruh layanan listrik tetap andal, efisien, dan tarifnya tidak berubah,” tegas Raditya.

Untuk pelanggan Industri I-3, tidak ada perubahan tarif dasar. Namun, terdapat penyempurnaan formula blok konsumsi dengan penambahan Blok III, sehingga pelanggan industri memiliki fleksibilitas lebih dalam mengatur pola operasi dan efisiensi energi.

Usulan perubahan tarif secara khusus diajukan untuk tiga kategori: Pemilik Wilayah Usaha (PWU), Kerja Sama Operasi (KSO), dan Data Center (DC). Ketiga kategori ini membutuhkan standar mutu dan keandalan jauh lebih tinggi sehingga diperlukan tarif yang berkeadilan.

PLN Batam menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang memberikan masukan dalam forum ini. Semua rekomendasi akan menjadi bagian dari penyempurnaan akhir regulasi tarif tenaga listrik yang baru.

“Perubahan regulasi ini bukan sekadar penyesuaian administratif, tetapi langkah strategis untuk memastikan pasokan listrik Batam tetap adil, andal, dan berkelanjutan. Ini menjadi fondasi penting agar listrik Batam tidak hanya kuat hari ini, tetapi juga siap menopang masa depan kota sebagai pusat pertumbuhan dan investasi,” pungkas Raditya.

Dengan semangat Adil, Andal, dan Berkelanjutan, PLN Batam berkomitmen menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat serta mendukung visi Batam sebagai kota modern dan pusat ekonomi nasional.(San)

 

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *