Jumlah Investor Pasar Modal di Kepri Tembus 177 Ribu, BEI Dorong Edukasi dan Hadirkan Produk Baru

banner 120x600

Batam-(RempangPost.Com)-Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) mencatat pertumbuhan signifikan jumlah investor pasar modal di wilayah tersebut. Hingga September 2025, jumlah investor telah mencapai sekitar 177.000. Data ini disampaikan oleh Kepala Wilayah BEI Kepri, Indra Novita, dalam kegiatan edukasi pasar modal di Restaurant Renuin, Nagoya Hill Mall, Sabtu (29/11/2025).

Indra yang akrab disapa Novi mengatakan, peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat Kepri untuk berinvestasi. “Saat ini sudah ada peningkatan yang terus-menerus terkait pertumbuhan investor di Kepri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tren pertumbuhan ini sejalan dengan kondisi nasional. Secara keseluruhan, jumlah investor pasar modal Indonesia kini telah mencapai lebih dari 19,2 juta, dan diprediksi segera menembus angka 20 juta investor.

Selain mencatat pertumbuhan, BEI juga terus memperkenalkan berbagai inovasi untuk menarik lebih banyak investor baru, khususnya dari generasi muda. Salah satu produk terbaru yang diperkenalkan adalah Single Stock Futures (SSF).

“Ada produk terbaru seperti Single Stock Futures. Nanti kita akan edukasi lebih detail bersama rekan-rekan media,” kata Novi.

Meski begitu, ia menegaskan pentingnya pemahaman dasar sebelum masyarakat mempelajari instrumen turunan seperti SSF. Produk utama yang diperdagangkan di pasar modal antara lain saham, obligasi negara, dan obligasi korporasi, yang menjadi fondasi bagi investor pemula.

Novi menambahkan bahwa instrumen syariah seperti sukuk negara ritel, sukuk tabungan, dan reksa dana syariah juga tersedia bagi masyarakat yang ingin berinvestasi sesuai prinsip syariah. Selain itu, instrumen Exchange Traded Fund (ETF) kini mulai diminati karena fleksibilitasnya.

“Edukasi akan terus kita dorong agar masyarakat makin paham dan berani berinvestasi,” tutupnya.(San)

 

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *