Laut Sekupang Menghitam !Limbah Berbahaya Cemari Pantai Dangas Hinggs Tangga Seribu

Tumpahan Limbah Hitam Cemari Laut Sekupang, Pantai Dangas hingga Tangga Seribu Terdampak
banner 120x600

Batam-(RempangPost.Com)- Perairan Sekupang, Batam, tercemar tumpahan limbah hitam yang mencemari kawasan pesisir Dangas hingga Pantai Tangga Seribu, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kamis (29/1) sore. Limbah tersebut diduga berasal dari kapal LCT Mutiara Galrib Samudera yang kandas di perairan Dangas.

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi pesisir terdampak cukup parah. Pasir pantai yang biasanya bersih tampak mengkilap, lengket, dan mengeluarkan bau menyengat akibat limbah hitam yang terbawa arus laut. Pencemaran ini dikhawatirkan merusak ekosistem pesisir serta mengganggu aktivitas masyarakat yang bergantung pada hasil laut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal LCT Mutiara Galrib Samudera mengangkut sekitar 200 jumbo bag limbah hitam. Saat kapal kandas, sebagian muatan diduga jatuh ke laut dan menyebar ke perairan dangkal hingga mencemari kawasan pesisir Patam Lestari dan sekitarnya.

Sejumlah warga pesisir mengaku resah akibat pencemaran tersebut. Selain bau yang menyengat, nelayan setempat terpaksa mengurangi aktivitas melaut karena khawatir hasil tangkapan mereka terkontaminasi limbah dan sulit dipasarkan.

Kepala KSOP Khusus Batam, Takwim Masuku, mengatakan pihaknya telah mengambil langkah-langkah pengendalian untuk meminimalkan dampak pencemaran. Hingga Jumat (30/1) pagi, proses pembersihan limbah masih terus berlangsung dengan melibatkan sejumlah unsur terkait.

“Fokus utama kami saat ini adalah membatasi penyebaran limbah agar tidak semakin meluas ke wilayah pesisir,” ujar Takwim.

Meski seluruh kru kapal berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, pihak KSOP menegaskan bahwa pemulihan lingkungan menjadi prioritas utama. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna memastikan limbah dapat dibersihkan secara menyeluruh.

Warga pesisir berharap pemerintah dan pihak terkait bertindak tegas serta memastikan proses pembersihan berjalan maksimal, sehingga laut dan pantai kembali aman untuk aktivitas masyarakat dan kelestarian lingkungan.(Herry)

 

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *