Batam  

Shalawat Menggema di BUMA Batam, Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi

Lantunan shalawat dan suara hadrah mengiringi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar BUMA Batam, Jaringan Media, dan MWCNU Batam Kota di Batam Center, Kamis (20/8). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Batam-(RempangPost.Com) – Lantunan shalawat dan suara hadrah mengisi Kantor Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) Batam dan Jaringan Media di Ruko Botania 2, Batam Center, Kamis (20/8). Para peserta larut dalam suasana khidmat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Tak sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, peringatan yang digelar BUMA Batam bersama Jaringan Media dan MWCNU Batam Kota itu menjadi ruang mempererat silaturahmi sekaligus mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, menerapkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Sejumlah tokoh dan elemen masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya jajaran pengurus BUMA Batam, pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Ketua Anak Muda Indonesia (AMI) Kepri Kurnia Fajrison, Kasubdit Binpolmas Polda Kepri Kompol Amir Hamzah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga.

Rangkaian kegiatan diawali Istighotsah dan Tahlil yang dipimpin Ustaz Ahmadun. Lantunan Shalawat Burdah oleh Tim Hadroh Rojaus Syafaah kemudian mengisi acara, dilanjutkan Tilawatil Qur’an oleh Ustaz Abdul Wahab.

Suasana semakin semarak saat Rekanita IPPNU mengajak peserta menyanyikan Indonesia Raya dan Ya Lal Wathon. Yel-yel Banser oleh Tim Hadrah IPNU turut membangkitkan semangat peserta.

Rangkaian dilanjutkan dengan Shalawat Barzanji dan Mahallul Qiyam yang dipimpin KH Abdul Mu’thi bersama Tim Hadroh IPNU. Setelah doa bersama, peserta kemudian menyimak tausiah Ustaz Mukhlis Mawardi.

Dalam ceramahnya, Mawardi mengingatkan bahwa Maulid Nabi tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial. Menurut dia, inti peringatan tersebut adalah mengenal Rasulullah SAW, mencintainya, kemudian menerapkan akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.

“Maulid Nabi bukan hanya kegiatan seremonial. Yang paling penting adalah bagaimana kita mengenal Rasulullah, mencintai beliau, kemudian mencontoh akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Mawardi.

Ia menilai tantangan masyarakat, terutama generasi muda, semakin besar di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi. Kemajuan tersebut, kata dia, harus diimbangi dengan pendidikan agama dan akhlak.

“Masyarakat dan anak-anak muda harus mampu menggunakan perkembangan zaman dengan bijak. Jangan sampai teknologi justru menjauhkan kita dari nilai-nilai agama. Rasulullah mengajarkan kepada kita tentang kejujuran, kesabaran, kasih sayang dan menghormati sesama,” katanya.

Mawardi juga mengajak masyarakat menjaga persaudaraan dan tidak mudah terpecah hanya karena perbedaan pandangan. Ia mengingatkan, persatuan dan kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari keteladanan Rasulullah SAW.

“Kalau kita ingin meneladani Rasulullah, mari kita mulai dari hal sederhana. Jaga lisan, hormati orang tua, sayangi sesama dan jangan mudah menyebarkan sesuatu yang belum tentu benar,” pesannya.

Sementara itu, Kepala BUMA Batam Rizki Firmanda mengatakan, kegiatan Maulid Nabi menjadi bagian dari upaya BUMA menghadirkan kegiatan keagamaan yang melibatkan generasi muda.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi nilai-nilai yang disampaikan dalam peringatan Maulid dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin peringatan Maulid Nabi ini tidak berhenti pada acara tahunan saja. Semangatnya harus dibawa dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagaimana pemuda bisa menjadi generasi yang berakhlak, peduli terhadap lingkungan dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Rizki.

Menurut dia, kebersamaan antara pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya perlu terus dijaga. Kegiatan positif seperti Maulid Nabi, kata Rizki, dapat menjadi ruang untuk memperkuat hubungan tersebut.

“Maulid Nabi bukan hanya tentang mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga bagaimana kita mengambil nilai-nilai keteladanan beliau untuk diterapkan dalam kehidupan. Salah satunya adalah membangun kepedulian dan kebersamaan,” katanya.

Rizki menambahkan, BUMA Batam akan terus mendukung kegiatan yang dapat memperkuat silaturahmi sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara BUMA, Jaringan Media dan seluruh elemen masyarakat. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga dan semakin banyak kegiatan positif yang bisa kita lakukan bersama,” tambahnya.

Semangat berbagi turut mewarnai peringatan tersebut. Ketua AMI Kepri Kurnia Fajrison memberikan bantuan beras kepada para tamu undangan yang hadir.

Kurnia mengatakan, kepedulian terhadap sesama merupakan salah satu nilai yang diajarkan Rasulullah SAW. Karena itu, peringatan Maulid Nabi juga dapat menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan sekaligus memperkuat kepedulian sosial.

“Kelahiran Nabi Muhammad SAW adalah momentum yang sangat baik bagi kita untuk kembali mengingat keteladanan Nabi Besar Muhammad SAW. Rasulullah mengajarkan kepada kita untuk saling membantu, berbagi dan memperhatikan sesama,” ujar Kurnia.

Ia berharap bantuan beras tersebut dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi bagian dari semangat berbagi dalam momentum Maulid Nabi.

“Di bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW ini, saya berharap kita semua yang hadir mendapatkan keberkahan serta syafaat Rasulullah SAW. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat bagi orang lain,” katanya.

Peringatan Maulid Nabi tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama. Para peserta saling bersalaman dan melanjutkan silaturahmi dalam suasana penuh keakraban.

Lantunan shalawat yang mengiringi acara menjadi bagian dari suasana Maulid Nabi di BUMA Batam. Namun, pesan yang dibawa pulang para peserta tidak berhenti pada kemeriahan acara. Keteladanan Rasulullah diharapkan terus hadir dalam bentuk menjaga persaudaraan, berbagi, menghormati sesama, dan menebarkan kebaikan di tengah masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *