Batam (RempangPost.com) – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai Pelataran Museum Raja Ali Haji, Batam Centre, Rabu (15/7/2026) dini hari. Ribuan warga dari berbagai penjuru Kota Batam memadati kawasan tersebut untuk mengikuti nonton bareng (nobar) semifinal Piala Dunia FIFA 2026 antara Prancis melawan Spanyol bersama Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.
Sejak pukul 01.00 WIB, masyarakat mulai berdatangan dengan mengenakan jersey dan atribut tim nasional favorit mereka. Antusiasme yang tinggi menciptakan atmosfer layaknya pertandingan langsung di stadion, dengan sorak sorai, tepuk tangan, dan yel-yel suporter yang terus menggema sepanjang laga berlangsung.
Di tengah ribuan masyarakat, Amsakar Achmad tampak membaur tanpa sekat. Ia menyapa warga, melayani permintaan swafoto, serta ikut menyaksikan jalannya pertandingan yang berlangsung sengit dan penuh tensi hingga peluit panjang dibunyikan.
Kegembiraan memuncak ketika Spanyol berhasil menaklukkan Prancis dengan skor 2-0. Dua gol yang membawa La Roja melangkah ke partai final Piala Dunia FIFA 2026 langsung disambut riuh sorak kemenangan dari ribuan warga yang memadati kawasan Museum Raja Ali Haji. Suasana penuh euforia itu semakin memperlihatkan tingginya antusiasme masyarakat Batam terhadap pesta sepak bola terbesar di dunia.
Amsakar mengatakan, kegiatan nonton bareng tidak hanya menjadi ajang menikmati pertandingan olahraga, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang mampu mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan semua kalangan. Malam ini kita menyaksikan bagaimana masyarakat Batam berkumpul dalam suasana penuh kegembiraan, menjaga kebersamaan, dan menikmati hiburan secara tertib. Semangat seperti ini harus terus kita pelihara,” ujar Amsakar.
Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang tetap memadati lokasi hingga pertandingan berakhir. Menurutnya, antusiasme tersebut menunjukkan bahwa ruang-ruang publik di Kota Batam dapat dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul yang aman, nyaman, sekaligus memperkuat interaksi sosial antarwarga.
“Kami ingin ruang publik tidak hanya menjadi tempat beraktivitas, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi masyarakat. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan,” katanya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif berkat kerja sama panitia, aparat keamanan, serta masyarakat yang menjaga suasana tetap nyaman hingga laga usai. Nobar yang dihadiri ribuan warga ini menjadi bukti besarnya antusiasme masyarakat Batam terhadap Piala Dunia FIFA 2026 sekaligus memperlihatkan bahwa ruang publik dapat menjadi pusat kegiatan bersama yang menghadirkan hiburan, memperkuat kebersamaan, dan menumbuhkan semangat persatuan di tengah masyarakat. (Hrs)












