Batam-(RempangPost.Com)- Rencana investasi perusahaan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) asal Australia, Firmus Technologies Pty Ltd., untuk membangun pusat data AI pertama di Indonesia di Batam mendapat sambutan positif dari PT PLN Batam dan BP Batam. Investasi yang didukung Nvidia dan bermitra dengan DayOne itu dinilai memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pusat infrastruktur digital di Asia Tenggara.(29/05/2026)
Proyek tersebut berupa pembangunan kampus Nvidia DSX AI Factory berkapasitas 360 megawatt (MW) yang ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal I 2027. Fasilitas ini diproyeksikan mampu menyediakan hingga 170.000 chip akselerator AI Nvidia secara bertahap sepanjang 2027 hingga 2028.
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan rencana ekspansi Firmus Technologies bersama Nvidia dan DayOne mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor global terhadap iklim investasi di Batam.
Menurut dia, proyek tersebut bukan sekadar pembangunan pusat data, tetapi menjadi langkah strategis yang akan memperkuat posisi Batam dan Indonesia dalam rantai nilai ekonomi digital serta ekosistem AI dunia.
“BP Batam berkomitmen memastikan kesiapan infrastruktur pendukung, mulai dari pasokan listrik yang andal, konektivitas digital, hingga kemudahan berinvestasi. Kami ingin proyek strategis ini berjalan lancar dan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja,” kata Li Claudia.
Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, mengatakan investasi pusat data AI akan menjadi fondasi lahirnya ekosistem ekonomi digital baru di Batam.
Menurut dia, pembangunan data center tidak hanya menghadirkan infrastruktur teknologi, tetapi juga membuka peluang pengembangan talenta digital, inovasi, serta aktivitas ekonomi berbasis teknologi.
“PLN Batam berkomitmen memastikan fondasi energi yang andal agar investasi tersebut dapat berkembang, menciptakan lapangan kerja berkualitas, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian Batam,” ujar Kwin Fo.
Ia menambahkan, kebutuhan listrik untuk pusat data AI sangat besar sehingga PLN Batam akan terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan guna mendukung pertumbuhan investasi digital di Batam.
Masuknya investasi berskala global ini semakin mempertegas posisi Batam sebagai destinasi strategis bagi pengembangan pusat data dan infrastruktur digital di Asia Tenggara. Sinergi antara BP Batam, PLN Batam, DayOne, dan Firmus Technologies diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi digital sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat regional maupun global.(Hrs)
Redaksi












