Pertemuan Tahunan Saksi-Saksi Yehuwa di Batam Angkat Tema “Ibadah Murni”, Dihadiri Lebih dari Seribu Jemaat

Pertemuan Tahunan Yahuwa, Dihadiri Lebih Seribu Jemaat
banner 120x600

Batam-(RempangPost.Com)- Suasana hangat dan penuh kekhidmatan mewarnai hari pertama pertemuan tahunan Saksi-Saksi Yehuwa yang digelar di Marina Convention Centre, Holiday Inn Resort, Tanjung Riau, Batam. Pertemuan bertema “Ibadah Murni” ini berlangsung selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Desember 2025.

Lebih dari seribu jemaat dari berbagai daerah turut menghadiri kegiatan ini, di antaranya berasal dari Batam, Tanjungpinang, Lingga, Tanjungbalai Karimun, hingga Singapura. Pertemuan tahunan tersebut merupakan agenda rutin yang selalu dinantikan oleh para jemaat.

Makna pertemuan tahun ini terasa semakin mendalam karena kegiatan serupa diselenggarakan secara serentak di 31 kota berbeda. Di setiap lokasi, para jemaat berkumpul dengan tujuan yang sama, yakni memperkuat iman dan mempererat persaudaraan.

Selain sebagai forum pembinaan rohani, pertemuan ini juga menjadi ajang silaturahmi. Para peserta memanfaatkan momen tersebut untuk saling menyapa, berbagi pengalaman, serta mendapatkan penyegaran secara rohani, mental, dan emosional.

Humas dan juru bicara Saksi-Saksi Yehuwa di Batam, Elyto Tan, mengatakan bahwa pertemuan ini dirancang untuk saling menguatkan antarjemaat.
“Harapannya, setiap jemaat dapat pulang dengan semangat baru dan iman yang semakin diperkuat,” ujarnya, Minggu (14/12/2025).

Rangkaian acara diisi dengan berbagai sesi pembahasan rohani. Jemaat dari Batam menyampaikan materi seputar kehidupan Yesus, termasuk perjalanan hidup serta tempat tinggalnya pada masa lalu. Materi disampaikan secara sederhana agar mudah dipahami oleh peserta dari berbagai latar belakang usia.

Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah penayangan drama berseri berjudul “Kabar Baik Menurut Yesus”. Drama yang terdiri dari 18 episode ini menggambarkan kehidupan Yesus secara visual, sehingga pesan rohani yang disampaikan terasa lebih hidup dan menyentuh.

Selain itu, pertemuan ini juga diisi dengan khotbah mengenai pembaptisan sebagai bagian dari rangkaian pembinaan rohani.

Maria, peserta asal Tanjungpinang, mengaku pertemuan tahunan ini memberikan pengalaman rohani yang mendalam.
“Materinya sangat membangun. Saya merasa dikuatkan dan diingatkan kembali tentang nilai-nilai iman yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Hal senada disampaikan Daniel, jemaat asal Karimun. Menurutnya, suasana kebersamaan menjadi hal yang paling berkesan selama kegiatan berlangsung.
“Walaupun kami datang dari daerah yang berbeda, suasananya seperti satu keluarga. Ini benar-benar menyegarkan, bukan hanya secara rohani, tetapi juga secara emosional,” ujarnya.

Elyto Tan menegaskan bahwa kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum.
“Siapa pun boleh hadir. Kami berharap pertemuan ini bisa memberikan manfaat rohani dan pesan positif bagi semua yang mengikuti,” katanya.

Selama tiga hari pelaksanaan, pertemuan berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan. Bagi para peserta, kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momen penting untuk kembali menguatkan iman di tengah dinamika kehidupan sehari-hari.(Hk)

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *