Batam-(RempangPost.Com)-Solidaritas perantau Minangkabau di Kota Batam kembali teruji. Rasa sepenanggungan terhadap kampung halaman mendorong warga Batam asal Sumatera Barat menghimpun dan mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di Ranah Minang.
Pengiriman bantuan tersebut secara resmi dilepas Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Rabu (17/12), di area parkir Kantor BP Batam. Bantuan dihimpun Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) Kota Batam dan diberangkatkan menggunakan tujuh unit truk (lori).
Berbagai kebutuhan pokok dikirimkan dalam aksi kemanusiaan ini, mulai dari beras, minyak goreng, mi instan, ikan sarden, hingga ikan kering. Bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong para perantau Sumbar yang menetap dan beraktivitas di Batam.
Ketua IKSB Kota Batam, AKBP (Purn) Marion, mengatakan bantuan yang dilepas hari ini merupakan bagian dari rangkaian bantuan perantau untuk “dunsanak” di kampung halaman yang terdampak bencana.
“Antara perantau dengan kampung halaman itu seperti batang tubuh. Kalau yang di kampung sakit, maka kita di rantau ini juga ikut merasakan sakitnya,” ujar Marion di hadapan sejumlah tokoh Sumbar yang hadir.
Ia menambahkan, IKSB masih terus membuka ruang partisipasi bagi warga yang ingin membantu. Pasalnya, gelombang bantuan berikutnya saat ini masih dalam tahap koordinasi.
Senada dengan itu, Sekretaris Umum IKSB Kota Batam, Indra Sudirman, menyebutkan bahwa bantuan yang terkumpul tidak hanya berupa sembako, tetapi juga uang tunai.
“Total bantuan dalam bentuk uang tunai sekitar Rp300 jutaan, selain bantuan logistik. Selain tujuh truk yang kita lepas hari ini, masih ada tiga truk lagi yang menyusul,” jelas Indra.
Rencananya, seluruh bantuan tersebut akan diseberangkan ke Riau menggunakan kapal RoRo, sebelum kemudian dikirimkan ke Sumatera Barat melalui jalur darat.
Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengapresiasi dan menyampaikan rasa bangganya atas kepedulian masyarakat Batam, termasuk para perantau, terhadap korban bencana di berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, kepedulian tersebut mencerminkan kuatnya semangat berkita dan semangat kebangsaan yang tumbuh di tengah masyarakat Batam.
“Ini adalah sesuatu yang patut kita banggakan. Warga Batam selalu hadir untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ujar Amsakar.
Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Batam telah menyiapkan anggaran bantuan sebesar Rp7,5 miliar untuk tiga provinsi di Sumatera yang terdampak bencana, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh Darussalam. Anggaran tersebut belum termasuk bantuan yang dihimpun melalui Dinas Sosial Kota Batam yang saat ini telah mencapai Rp1,1 miliar.
Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam juga sebelumnya telah menyalurkan bantuan ke daerah terdampak bencana.
Amsakar menyampaikan niatnya untuk mengunjungi langsung wilayah terdampak guna menyerahkan bantuan secara langsung. Namun, rencana tersebut sementara ditunda lantaran Batam tengah memperingati Hari Jadi Kota Batam (HJB) ke-196 yang jatuh pada 18 Desember.
“Saya meminta IKSB untuk melaporkan bantuan ini kepada Dinas Sosial, agar seluruh bantuan yang kita kirimkan dapat didata dan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat,” pungkasnya.(Isan)
Redaksi

















