Nanda Fulizar, Ahli K3 di Batam yang Berdedikasi Menjaga Keselamatan Kerja Ribuan Pekerja

banner 120x600

Batam-(RempangPost.Com)- Nama Teuku Nanda Fulizar mungkin tidak selalu terlihat di balik proyek-proyek besar yang berdiri megah. Namun, perannya sebagai ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi kunci utama dalam memastikan setiap pekerja dapat pulang dengan selamat.

Di kawasan Tiban, Batam, pria kelahiran Aceh tahun 1984 ini berbagi kisah tentang profesinya yang jarang mendapat sorotan, tetapi memiliki dampak besar dalam dunia industri.saat di wawancara media rempangpost.com (06/04/2026) di tiban

“Kalau semua berjalan aman, orang sering tidak sadar ada proses panjang di belakangnya,” ujarnya.

Sebagai praktisi K3, Nanda tidak menunggu kecelakaan terjadi. Ia justru bekerja untuk mencegahnya sejak awal. Mulai dari memastikan alat sesuai standar, prosedur dijalankan dengan benar, hingga mengidentifikasi potensi bahaya sekecil apa pun.

Menurutnya, satu kesalahan kecil bisa berujung fatal. Karena itu, K3 bukan sekadar formalitas, melainkan sistem penting yang menyangkut keselamatan nyawa manusia.

Perjalanan karier Nanda dimulai dari posisi safetyman. Berkat dedikasi dan konsistensinya, ia berkembang menjadi safety officer dan terus meningkatkan kompetensi melalui berbagai sertifikasi, termasuk spesialisasi pesawat angkat dan angkut, bejana tekan, serta konstruksi bangunan.

Ia juga mengantongi sertifikasi internasional seperti NDT dan ASNT Level II.

Keputusan besar pernah ia ambil saat memilih berhenti bekerja untuk memperdalam keahlian. Langkah ini justru membawanya ke posisi strategis. Pada usia 27 tahun, ia dipercaya menjadi Direktur Utama di perusahaan bidang K3.

Pada tahun 2020, Nanda kembali mencatatkan pencapaian penting dengan menjadi asesor kompetensi pesawat angkat dan angkut, satu-satunya di Kepulauan Riau.

Kini, ia menangani ratusan hingga ribuan perusahaan serta aktif memberikan pelatihan kepada tenaga kerja. Ribuan orang telah mendapatkan edukasi langsung darinya mengenai pentingnya penerapan K3 di tempat kerja.

Nanda menegaskan bahwa keselamatan kerja harus menjadi kebutuhan, bukan beban.

“Kalau semua sadar, kecelakaan bisa ditekan,” katanya.

Meski perannya sering tak terlihat, kontribusinya sangat nyata. Di balik proyek-proyek yang berjalan lancar tanpa insiden, ada kerja keras para ahli K3 seperti dirinya yang memastikan semua berjalan aman.

Bagi Nanda, pencapaian terbesar bukanlah jabatan atau angka, melainkan ketika semua pekerja bisa kembali ke rumah dengan selamat.(H)

 

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *