Batam-(RempangPost.Com)-Praktek perjudian berkedok kasino kembali mencuat di Kota Batam. Kali ini, aktivitas yang diduga berlangsung secara tertutup itu disebut berada di lantai dua sebuah rumah toko (ruko) di belakang Nagoya Foodcourt, Kecamatan Lubuk Baja. Informasi tersebut memunculkan harapan masyarakat agar aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan.
Informasi mengenai dugaan aktivitas itu diperoleh dari sejumlah sumber. Untuk memastikan kebenarannya, tim melakukan penelusuran ke lokasi pada malam hari.
Kawasan pertokoan di belakang Nagoya Foodcourt tampak ramai. Kendaraan roda dua dan roda empat silih berganti memasuki area tersebut. Beberapa orang terlihat naik ke lantai dua salah satu ruko yang berada di posisi hook.
Seorang sumber yang meminta identitasnya disamarkan menjadi Wahyu mengatakan orang-orang yang naik ke lantai dua diduga merupakan pekerja di lokasi tersebut.
“Mereka itu pekerja di kasino, Bang,” kata Wahyu.
Tim kemudian menemui seorang pria yang baru keluar dari bangunan itu. Pria yang identitasnya disamarkan dengan nama Andre mengaku baru selesai bermain di lokasi tersebut.
“Di lantai dua ada kasino. Banyak juga yang main,” ujar Andre.
Menurut Andre, ia cukup sering datang bersama rekan-rekannya.
“Saya dan kawan-kawan sering ke sana. Buat hiburan saja,” katanya.
Andre juga mengaku mengenal sosok yang disebut sebagai pemilik tempat tersebut.
“Pemiliknya saya kenal, Pak Td. Dia juga punya usaha gelper,” ujarnya.
Namun, pengakuan Andre belum dapat diverifikasi secara independen. Redaksi juga belum memperoleh konfirmasi dari pihak yang disebutkan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi yang diduga menjadi tempat perjudian itu dikenal dengan nama Cafe 88. Aktivitas disebut berlangsung secara tertutup dengan akses menuju lantai dua dijaga ketat sehingga hanya orang-orang tertentu yang dapat masuk.
Tim sempat mencoba mendekati lokasi. Namun, akses menuju lantai dua dijaga oleh beberapa orang sehingga tim tidak dapat melihat langsung aktivitas di dalam ruangan.
Andre menyebut operasional tempat tersebut dibagi dalam dua shift, yakni pukul 13.00–21.00 WIB dan 21.00–05.00 WIB. Ia juga menyebut permainan yang tersedia antara lain Baccarat, Roulette, dan Niu-Niu. Pengunjung disebut harus melakukan deposit dengan nominal tertentu sebelum dapat mengikuti permainan.
Sejumlah sumber lain menyebut perputaran uang dari aktivitas yang diduga berlangsung di lokasi tersebut mencapai miliaran rupiah. Akan tetapi, besaran nilai transaksi itu belum dapat dipastikan secara independen.
Mencuatnya informasi tersebut menjadi perhatian masyarakat. Aparat penegak hukum diharapkan segera melakukan penyelidikan untuk memastikan ada atau tidaknya praktik perjudian di lokasi tersebut. Apabila ditemukan pelanggaran, penanganan diharapkan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut sebagai pemilik maupun pengelola Cafe 88 belum memberikan tanggapan. Redaksi telah berupaya meminta konfirmasi dan tetap membuka ruang hak jawab serta akan memuat klarifikasi dari pihak terkait sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.(Tim)
Redaksi












